Alhamdulillah setelah lulus level I'dad, lalu Mutqin, lalu Tilawah sekarang saya masuk level Tahsin 1, bagian dari program Tahsin IMSA Sister. Berbeda dengan level sebelumnya, kali ini pembelajaran berfokus pada hukum-hukum membaca Al-Quran.
Pertemuan Pertama
Selasa, 13 Januari 2026. Pada pertemuan ini dibahas soal program secara umum, yaitu kegiatan setiap ketemu: bahas materi, membaca Al-Quran dan mempreteli hukum-hukumnya. PR: tilawah 20 menit dan mendengarkan pembacaan Al-Quran oleh Syekh Ayman Suwaid atau Syekh Abdullah Basfar.
Pertemuan Kedua
Pada pertemuan ini, Selasa 20 Januari 2026, kegiatan yang dilakukan sebagai berikut:
1. Membahas materi:
Makhroj huruf:
1) Al-Jauf: pas baca panjang (mad)
Misal, mim sendiri kan makhrojnya Al-Lisan. Tapi kalau "maa" pas panjang, jadi ada Al-Jauf (rongga mulut)
Oh ya, kalau ngomongin soal mad, kita sebutin و mad dan ي mad karena mereka juga bisa jadi huruf berharakat. Tapi alif mah, gak bisa berharakat. Jadi sebutin alif aja.
2) Al-Halq: keluar dari tenggorokan
Tenggorokan bawah: ه - ء
Tenggorokan tengah: ح - ع
Tenggorokan atas: خ - غ
Pas nanti tugas menguraikan hukum-hukum, kita sebutin ع ('ain) Al-Halq. Untuk lafadz jalalah الله gak di pretelin hurufnya satu-satu.
3) Al-Lisan: keluar dari lidah
ق: pangkal lidah (dekat tenggorokan) dengan mengangkat ke atas langit-langit
ك: seperti makhroj ق tapi pangkal lidah diturunkan
ي - ش - ج: tengah lidah bertemu langit-langit
ض: dua sisi lidah kena gigi geraham
ل: ujung lidah bertemu gigi seri sampai dua gigi geraham pertama dari depan. Kalau ujung lidah cuma nempel di gigi seri, lam-nya jadi tebal, gak ringan.
ن: di belakang makhraj ل dan juga ada dengung dari hidung (gunnah, Al-Khoysyum)
ر: di belakang makhraj ن tapi masih di langit-langit yang kasar (bukan yang cekung lembut) biar takrir (getaran rrr) gak terlalu banyak, cukup 1x
ط: permukaan lidah dalam bertemu gigi seri bagian atas
4) Asy-Syafatan: keluar dari dua bibir
ف م ب و
5) Al-Khoysyum: yang ada dengung
Contoh menguraikan huruf dalam lafadz basmalah:
ب: Asy-Syafatan
س: Al-Lisan
م: Asy-Syafatan, Al-Khoysyum
الله : Lafadz jalalah
ر: Al-Lisan
ح: Al-Halq
م: Asy-Syafatan, Al-Khoysyum dan Al-Jauf (karena mad)
ن: Asy-Syafatan, Al-Khoysyum
ر: Al-Lisan
ح: Al-Halq, Al-Jauf
م: Asy-Syafatan, Al-Khoysyum
ال belum dibahas
Ternyata menguraikan hukum ini bergantung bagaimana kita membaca huruf tersebut. Misal, ة yang tidak sukun, termasuk Al-Lisan. Kalau sukun, dibaca "h" jadi Al-Halq.
Juga kalau tulisannya ada mad, tapi madnya gak dibaca karena langsung ke ال kata setelahnya, maka Al-Jauf nya gak ada.
Komentar
Posting Komentar